Senin, 09 September 2013

First Aid PERTOLONGAN PADA PENDERITA HYPOTHERMIA

First Aid

PERTOLONGAN PADA PENDERITA HYPOTHERMIA
(SUHU TUBUH YANG RENDAH)


Baiklah kita ulang lagi beberapa informasi pada edisi sebelumnya tentang pengaruh kedinginan/hypothermia   pada tubuh manusia. Secara umum pengertian  hypothermia adalah suhu tubuh di bawah normal dimana  kondisi ini terjadi bila temperatur tubuh berada dibawah 35 O C. Pada serangan hypothermia moderate akan berangsur pulih normal dengan baik. Namun demikian, pada hypothermia berat biasanya tidak akan tertolong lagi, karena beratnya penurunan suhu tubuh mencapai 26 o C.

Tanda dan gejala hypothermia sangat beragam dan kadang sulit untuk dikenali, antara lain:
  • Penderita menggigil pada awal kontak dengan temperatur dingin.
  • Kulit kering, pucat dan dingin.
  • Suhu tubuh dibawah normal, 35 C atau di bawahnya.
  • Penderita kadang berpikir tidak rasional dan perlahan mengalami penurunan kesadaran.
  • Rata –rata denyut Nadi dan napas mengalami penurunan.
  • Ketika penderita mengalami gejala tak sadar, denyut nadi dan rerata pernapasan mengalami peningkatan dan sulit dideteksi, sampai akhirnya jantung berhenti berdetak.
  • Pada edisi ini akan kita kupas bersama, bagaimana memberikan pertolongan pada penderita hypothermia dimana penderita berada di luar ruangan /alam terbuka. Dimana hal ini sering terjadi di area-area sebagai berikut  :
  • Cuaca yang sangat dingin terutama di pegunungan.
  • Hujan deras.
  • Cuaca bersalju.
  • Terendam di danau, sungai dan  Laut dingin.
  • Angin yang dingin.
 Berikut beberapa pertolongan yang dapat kita lakukan ;
Description: 147
  • Penderita dipindahkan ke lokasi yang lebih hangat, kemah maupun tenda yang ada.
  • Tempatkan penderita pada sleeping bag yang ada atau tutup tubuhnya dengan selimut,koran, alumunium /perak foil atau benda-benda lain yang memungkinkan.
  • Sambil menunggu pertolongan datang, dekatkan tubuh anda dengan tubuh penderita, sehingga panas tubuh anda dapat menghangatkan tubuh penderita.
  • Utus satu atau dua orang untuk mencari  pertolongan.
  • Ketika pertolongan sudah datang, penderita segera dipindahkan dengan tandu ke RS terdekat atau rumah  untuk menunggu datangnya ambulans atau helicopter.
Catatan:
  • Jika penderita sadar, beri penderita minuman hangat dan makanan berenergi.
  • Jika penderita tak sadar, buka jalan napas dan periksa ada tidaknya pernapasan. Lakukan pertolongan dengan teknik ABC dan tempatkan pada posisi recovery.

HYPOTHERMIA PADA ANAK

Bayi dan anak dapat berpotensi mengalami hypothermia, hal ini dikarenakan usia tersebut tubuh masih mengalami kesulitan dalam mengatur temperatur ideal bagi tubuh mereka sendiri. Bayi yang mengalami hypothermia bisa jadi tampak sehat sekali, oleh karena itu  hypothermia pada bayi hanya bila terindikasi mengalami kedinginan. Segera hangatkan secara bertahap dan cari pertolongan medis.
TANDA DAN GEJALA
  • Bayi tampak tenang , tenangnya tidak seperti biasanya, mengantuk .
  • Bayi menolak makan.
  • Biasanya wajah, tangan dan kaki tampak merah cerah (bright pink) dan tampak sehat.

HYPOTHERMIA PADA USIA LANJUT

Penuaan hampir dialami semua organ tubuh pada penderita usia lanjut. Termasuk di dalamnya kemampuan mengatur temperatur tubuh juga mengalami penurunan, sehingga seorang tua sering tidak dapat menjaga dirinya sendiri dalam mengatasi hypothermia. Biasanya usia lanjut melewati hari-harinya tanpa dukungan nutrisi dan penghangat tubuh yang cukup. Sehingga penderita usia lanjut tidak menyadari bahwa dirinya mengalami hypothermia. Pengambilan kesimpulan untuk penderita hypothermia juga akan mengalami kesulitan. Apakah penderita mengalami hypothermia sebenarnya, ataukah ada mengalami serangan penyakit lain  seperti stroke atau serangan jantung. Hangatkan penderita secara bertahap dan segera cari pertolongan medis terdekat.

FROST BITE

Apakah yang dimaksud dengan frost bite? Frost bite adalah suatu kondisi dimana jaringan tubuh tertentu mengalami kedinginan, biasanya jaringan tubuh yang terkena adalah tangan , kaki dan organ yang terpapar udara dingin. Karena mengalami kedinginan dalam waktu yang lama, organ tersebut mengalami luka karena penyempitan pembuluh darah dalam waktu lama akibat cuaca yang sangat dingin. Sebagaimana serangan luka bakar dapat terjadi pada area permukaan dan area yang lebih dalam, demikia pula  frost bite dapat terjadi pada berbagai lapisan tubuh. Untuk mencegah terjadinya frost bite, gunakan pakaian yang cukup menutup dan hangat, dan hindarkan kulit langsung terpapar cuaca dingin.
TANDA DAN GEJALA
  • Area tubuh yang terpapar dingin(permukaan hidung, daun telinga dan jari) mengalami perubahan warna secara bertahap, mulai dari pucat – keputihan- kebiruan danterakhir berwarna hitam.
  • Terjadi pembentukan blister /pengelupasan lapisan kulit terluar.
  • Penderita merasa seperti tertusuk jarum dan terus terasa nyeri akan tetapi secara bertahap terasa terbal dan nyeri akan bertahap hilang karena proses pendinginan mulai menjalar ke area tubuh yang lebih dalam.
  • Kulit terasa berat dan kaku.
TUJUAN
Menghangatkan area tubuh yang mengalami frost bite secara bertahap dan alami untuk mencegah pengrusakan jaringan lebih lanjut dan segera merujuk ke RS terdekat.
PERTOLONGAN
Jika kita temukan tanda-tanda hypothemia, tanda dan gejala hypothermia kita berikan pertolongan lebih dahulu.
Proses penghangatan tubuh yang kita lakukan hendaknya secara kontinue dan berkelanjutan.  Sebab  bila suatu jaringan tubuh mengalami pendinginan, kemudian kita hangatkan dan kemudian mengalami pendinginan lagi  seperti (dalam perjalanan yang lama), hal ini akan mengakibatkan pengrusakan jaringan tersebut. Secara sederhana lakukan terlebih dahulu penutupan area tubuh yang mengalami kedinginan dengan kain bersih secukupnya dan balutan yang tidak terlalu ketat.  Atau bila tidak ada, dapat kita gunakan kantong plastik untuk membungkus area tubuh tadi. 
Description: 148-149
  • Pada gejala pertama ketika kulit berwarna putih, nyeri, kesemutan dan kaku,pegang area tersebut secara pelan-pelan. Lepas peralatan yang ada pada area seperti cincin dan jam tangan. Hangatkan dengan tangan anda (penolong). Cara yang lain, area yang mengalami forst bite dihangatkan dengan menjepitkan ke ketiak penderita secara bersilangan sampai warna kulit normal kembali.
  • Buatlah lingkungan sekitarnya hangat secepat mungkin. Karena kedinginan, penderita mungkin bingung dan berjalan dengan kaki yang mengalami frost bite, oleh karena itu jika memungkinkan segera pindahkan ke tandu untuk proses pemindahan.
Catatan: jika warna kulit tidak segera kembali, rendam organ tubuh tadi pada air hangat. Periksa dulu kehangatan air dengan siku anda.
  • Jika sudah terdapat perbaikan warna pada kulit yang mengalami frost bite, segera keringkan dengan kain kering yag bersih terbuat dari wool (jika ada) dan lakukan balutan ringan.
  • Tinggikan area frost bite untuk mengurangi pembengkakan.
  • Dengan persetujuan dokter, berikan paracetamol dua tablet.
  • Segera susun rencana ke RS dan gunakan tandu yang aman.
CATATAN:
  • Jangan digosok  gosok area yang mengalami frost bite.
  • Jangan pecahkan blister.
  • Jangan hangatkan area frost bite dengan api atau air panas.
  • Jangan ijinkan penderita merokok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar