Senin, 15 Agustus 2011

5 MAKANAN PENYEBAB ALERGI


5 MAKANAN PENYEBAB ALERGI

Gatal, asma, ketidaknyamanan saluran pencernaan, migraine, shock anapilaktik, merupakan gejala dari alergi makanan. Apakah dalam bentuk alergi atau intoleransi berkaitan dengan penyakit, jumlah yang bermakna dari populasi dunia terkena akibat dan harus hati-hati mengatur makanannya.

Menghindari adalah cara terbaik untuk mencegah gejala, namun bagi beberapa orang terdapat pilihan seperti, terapi alergi dan desentisisasi. Senjata paling ampuh yang harus anda miliki adalah pengetahuan, tentang sensitifitas. Terdapat lima besar makanan yang sensitif.


1. Kacang-kacangan

Merupakan berita ketika penerbangan menghentikan pelayanan makan makanan kacang dan beberapa sekolah melarang roti kacang. Alergi kacang merupakan alergi makanan yang paling sering terjadi dan mungkin merupakan yang paling berbahaya. Shock anapilaktik dapat terjadi hanya karena bahan kacang atau debu kacang bagi mereka yang sensitive berat.

The Food Allergy Initiative melaporkan bahwa alergi kacang-kacangan kasusnya meningkat. Alegi ini cenderung sepanjang hayat (be life long), dan ini juga meningkat terhadap pohon kacang-kacangan seperti almond, mente, walnut dan hazelnut.

Aturan pemerintah meminta kemasan produk makanan tertulis kacang-kacangan dalam daftar ingredient. Namun anda juga perlu berhati-hati terhadap semua makanan yang dimasak dengan minyak kacang dan makanan etnis yang menggunakan kacang tanah di dalamnya. Bagi yang alergi berat, anda harus menghilangkan semua makanan yang diproses dengan kacang seperti, permen, makanan panggang, dan es krem.

2. Daging sapi/susu/keju/laktosa

Gejala dari sensitive terhadap daging sapi/susu/keju/laktosa adalah gangguan pernapasan (asma, mengi, kerongkongan menyempit), gangguan pencernaan (diare, muntah, dan banyak gas), dan gangguan kulit ( bercak merah, biduren). Karena anda alergi terhadap susu/keju, sensitive terhadap protein dalam daging sapi, atau intoleransi laktosa, maka anda perlu berhati-hati untuk mengecek daftar kandungan makanan di setiap produk makanan; yaitu milk, es krem, yogurt dan keju, dan yang tersembunyi di dalam roti, sereal, sop instant, margarine, pancake,biscuit, cake campuran,  dan lain sebaginya.

Sebagai produk pilihan pengganti  adalah produk kedelai seperti susu kedelai,yogurt kedelai, keju kedelai, dan es krem kedelai; dan produk susu kambing.

3. Ikan

Jenis alergi ini tidak biasa pada anak-anak, perkembangan pada remaja dan setelahnya. Ini paling sering terjadi pada orang dewasa. Sekali terkena alergi berarti tidak ada udang, kepiting, lobster di sisa hidup anda.meskipun bukan makanan harian atau jenis makanan utama, seperti susu, telur dan gandum. Ini perlu perhatian.

4. Alergi gandum/intoleransi gluten

Meningkatnya jumlah orang Amerika yang di diagnosa terkena intoleransi gluten dan gandum berkaitan dengan meningkatnya penyakit Celiac.

5. Telur

Alergi telur merupakan alergi kedua setelah susu pada anak-anak. Alergi terhadap putih telur, namun direkomendasikan seluruh produk telur dihindari, termasuk telur burung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar